Bagaimana cara meningkatkan performa desktop Ubuntu Anda, agar berjalan lebih responsif dan lebih kencang dibanding instalan defaultnya?
Yang perlu Anda pahami dalam tutorial ini adalah apabila menemukan kode seperti ini:
$ sudo apt-get update
itu artinya jalankan perintah tersebut dengan mengetikkannya pada jendela konsol. (Applications > Accecories > Terminal). Dalam tutorial ini redaksi menggunakan aplikasi nano untuk mengedit file konfigurasi di konsol. Untuk menyimpan file gunakan kombinasi tombol Ctrl + O, dan untuk keluar Ctrl + X (Lihat Gambar 01)

Gambar 01.
Contoh editing file dengan aplikasi nano
Trik pertama adalah menghilangkan delay saat kita mengklik menu. Caranya:
$ cd
$ nano -w .gtkrc-1.2-gnome2
tambah di akhir baris: (lihat gambar 01.)
gtk-menu-popup-delay = 0
==============
Optimasi Sistem File
sudo nano -w /boot/grub/menu.lst
Cari baris berikut ini dan tambahkan sehingga menjadi:
# defoptions=quiet rootflags=data=writeback elevator=cfq
# altoptions=(recovery mode) single rootflags=data=writeback
(pastikan anda tidak menghilangkan tanda # pada awal baris diatas)
$ sudo update-grub
$ sudo nano -w /etc/fstab
tambahkan pada baris disk utama di file fstab diatas sehingga menjadi seperti ini:
defaults,errors=remount-ro,data=writeback,noatime 0
Untuk memastikan kalau fitur journal_data_writeback telah terpasang dengan baik jalankan perintah ini:
$ sudo tune2fs -o journal_data_writeback /dev/yourdrive
ganti /dev/yourdrive dengan drive utama Anda, misal /dev/sda4
============
Optimasi CPU
Aktifkan fitur pemrosesan paralel khususnya pada prosesor dual core atau yang mendukung hyperthreading dengan cara:
$ sudo nano /etc/init.d/rc
Tambahkan / cari baris berikut sehingga isinya menjadi:
CONCURRENCY=shell
===========
Apabila memori Anda diatas 512MB atau lebih, Anda bisa memaksa linux Anda untuk mengurangi pembacaan swap di harddisk, dan sebaliknya mengutamakan swap di memori fisik langsung, dengan cara ini akan diperoleh respon sistem yang lebih cepat karena sistem langsung membaca dari RAM.
Anda bisa mengisi nilai variabel dibawah ini dengan angka 0 untuk tidak memeriksa swap sama sekali. Semakin besar maka semakin sering sistem akan memeriksa swap diharddisk. Default di Feisty adalah 60
Anda bisa mengeceknya dengan menjalankan perintah:
$ sysctl -q vm.swappiness
Agar nilainya permanen setiap kali kita booting, tambahkan variabel vm.swappiness di file sysctl.conf
$ sudo nano /etc/sysctl.conf
Tambahkan pada baris terakhir:
vm.swappiness=0
=======
Matikan fitur IPv6 apabila tidak digunakan.
$ sudo nano /etc/modprobe.d/bad_list
tambahkan:
alias net-pf-10 off

