Tampilan terbaru kompi ku

Tampilan terbaru kompi ku

Ok kan ????

Advertisements

Open rar file or Extract rar files under Linux or UNIX


FreeBSD, Linux, Windows, UNIX, Ubuntu Linux, Suse, RedHat and Friends

RAR files are in compressed format if you have downloaded rar files from Internet, you need to unpack or unrar them (extract rar files).

RAR is a proprietary file format for data compression and archiving, developed by Eugene Roshal.

Under Linux and UNIX, use command called unrar. By default unrar is not being installed on Linux, FreeBSD or UNIX oses. You can install unrar command with the help of apt-get or yum command.

Install unrar command

Under Debian Linux, you need to type apt-get as follows to install unrar program:

Code:
# apt-get install unrar

If you are using Fedora core Linux then use yum command as follows (see discussion below):

Code:
# yum install unrar

If you are using FreeBSD, use:

Code:
# pkg_add -v -r unrar

Continue reading

Instalasi proxy server dengan linux

H/W : PC yg telah terinstalasi linux
S/W : CD linux additional
atau
koneksi internet untuk mendapatkan paket squid.

Di sini ane menggunakan linux ubuntu sebagai studi kasus, dalam konsepnya, squid bisa diterapkan di linux distro apapun, hanya kadang2, penamaan/tempat direktori saja yang berbeda.pertama2, kita nganggap make koneksi inet dulu ya..
# apt-get install squid

buat backup dahulu sebelum mengubah settingan, ingat , selalu bakcup…
# cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.bak

kemudian buka file /etc/squid/squid.conf dengan editor fave, terserah… D
# vi /etc/squid/squid.conf Continue reading

Optimasi OpenOffice Agar Lebih Cepat Dijalankan

Bagi pengguna linux (dan sebagian pemakai windows) mungkin sudah maklum kalo menjalankan OpenOffice itu terasa berat (walaupun saat program tersebut sudah berjalan, tidak terlalu berat). Sebagian orang telah menyarankan agar menggunakan fasilitas quickstarter pada system tray yang berguna untuk mendongkrak saat menjalankan OpenOffice.

Hal ini sempat menjadi pengaturan baku pada versi 1.x, namun pada versi 2.x pengaturan ini tidak diaktifkan. Tips berikut bukan hanya dengan mengaktifkan quickstarter, tapi ada beberapa pengaturan yang harus diubah. Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengoptimalkan OpenOffice anda agar lebih cepat dijalankan dan dioperasikan:

1. Jalankan OpenOffice Writer

2. Pilih Tools => Options

3. Di bagian kiri, pilih Memory yang terletak di bawah direktori OpenOffice.org.

4. Ubah pengaturan yang terkait dengan Memory di bagian kanannya dengan nilai-nilai sebagai berikut :
a. Kurangi “Number of steps” pada Undo menjadi 30 (1)

b. Di bawah Graphic Cache, naikkan “Use for OpenOffice.org” menjadi 128MB. Lalu naikkan juga “Memory per object” menjadi 20MB (2)

c. Di bawah Cache for Inserted Objects, naikkan “Number of objects” menjadi 20.

d. Dan akhirnya centang Enable systray quickstarter.

e. Selanjutnya pilih “Java” di bagian kiri dan uncheck Use a Java runtime environment

Demikian tips sederhana ini, semoga bermanfaat bagi anda. Selamat mencoba!

Catatan Kaki:

1. Ini tergantung kebutuhan anda juga, namun yang jelas sebaiknya di bawah 100. Kalo saya pribadi pilih 50 karena perlu pengeditan dan menginginkan eksekusi perintah yang sebelumnya, walaupun 30 sebenarnya juga sudah cukup banyak

2. Inipun disesuaikan dengan keadaan memory anda. Jika anda hanya memiliki 128MB – 256MB, saya sarankan untuk mengubah “Use for OpenOffice.org” menjadi 64MB dan untuk “Memory per object” tetap pada pengaturan bakunya, 5MB. Jika >= 512MB maka 128MB dan 20MB untuk kedua pengaturan di atas insya Allah sudah cukup.

Sumber: http://awali.org/readarticle.php?article_id=122

Masalah Screen Resolution pada Ubuntu Feisty

Ketika Pertama kali melakukan instalasi Ubuntu 7.04 justru ubuntu tampil di monitor hanya setengahnya saja.

Ternyata resolusi monitor yang hanya menampilkan 800×600 dan 640×480 adalah karena default dari ubuntu ketika proses installasi hanya memakai driver vesa yang tentunya tidak maksimal untuk VGA Ati Radeon.

Langkah konfigurasi melalui modus GUI yaitu melalui System > Preferences > Screen Resolution ternyata tidak membuahkan hasil, begitu juga dengan melakukan editing dan melakukan penambahan 1024×768 pixel pada /etc/X11/xorg.conf, tetap saja tidak berpengaruh.

Untuk mengatasi permasalahan diatas yaitu dengan melakukan reconfigurasi terhadap driver VGA agar sesuai dengan jenis VGA yang ada, hal ini dapat dilakukan dengan menjalankan perintah;

$ sudo dpkg-reconfigure xserver-xorg

Nah, pada opsi-opsi yang ada, kita dapat melakukan konfigurasi ulang terhadap VGA dan beberapa hardware yang barangkali dengan itu akan diperoleh hasil yang maksimal.

Setting Internet Connection Sharing dengan Ubuntu server 7.04

Internet/ISP<====>Server<====> Switch |<====> Klien

Keterangan:

1. ISP dengan IP 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0

2. Komputer dengan OS Ubuntu Server 7.04 sebagai Gateway
dengan 2 Ethernet Card
Ethernet Card:
– eth0 tersambung ke ISP
IP 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
DNS : 202.134.2.5 dan 202.134.0.155

– eth1 tersambung ke swicth / LAN
IP 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0
gateway
DNS : 202.134.2.5 dan 202.134.0.155

3. Switch 8 Port

4. Klien dengan OS Ubuntu Desktop 7.04 dengan aturan IP

– IP mulai 192.168.0.2 s/d 192.168.0.254
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.0.1
DNS 192.168.0.1

Konfigurasi untuk Internet Sharing nya dengan Ubuntu Server 7.04, isikan nilai seperti ketentuan di atas dimana

– eth0 tersambung ke ISP, dengan IP
IP 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
DNS : 202.134.2.5 dan 202.134.0.155

– eth1 tersambung ke swicth/LAN dengan IP
IP 192.168.0.1
netmask 255.255.255.0
gateway
DNS : 202.134.2.5 dan 202.134.0.155

Edit file /etc/resolv.conf dan isikan
nameserver 202.134.2.5
nameserver 202.134.0.155

Lanjutkan dengan mengedit file /etc/network/interfaces, diisi seperti ini

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.20
gateway 192.168.1.1

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.0.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255

Kemudian aktifkan ip_forward, dengan mengedit file /etc/sysctl.conf
net.ipv4.ip_forward = 1

atau dengan cara
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Aktifkan NAT dengan iptables

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

Restart network
/etc/init.d/networking restart

Pasang IPMASQ dan DNSMASQ untuk caching NS
apt-get install dnsmasq ipmasq

Untuk mengkonfigurasi IPMASQ
dpkg-reconfigure ipmasq

dan DNSMASQ
vim /etc/dnsmasq.conf

Jalankan DNSMASQ

/etc/init.d/dnsmasq start

Selesai… 🙂